Langsung ke konten utama

Manusia dan Penderitaan

Penderitaan 
Penderitaan, asal kata nya adalah derita yang dapat dijelaskan sebagai kondisi dimana seseorang menahan atau menanggung sesuatu yang dapat digolongkan pada kondisi yang membuat seseorang tersebut merasa menderita, tidak sanggup, ataupun sakit yang diakibatkan penderitaan tersebut. Penderitaan dapat digolongkan pada 2 golongan, penderitaan psikis atau mental dan penderitaan fisik. Penderitaan psikis atau mentalyang di alami seseorang biasa lebih kepada kejiwaan seseorang yang mengalami penderitaan tersebut. Sedangkan penderitaan fisik adalah derita atau beban yang di alami seseorang dari segi fisik, artinya orang tersebut merasakan penderitaan karena keadaan yang fisik yang ia memiliki.

Kekalutan
Kekalutan adalah sebuah keadaan jiwa yang sedang mengalami kekacauan dan kebingungan dalam dirinya . Saat mengalami kekalutan mental seseorang sedang jatuh sehingga pikiran seseorang tersebut menjadi kacau . Akibat dari kekalutan tersebut menyebabkan gangguan jiwa . Oleh karena itu seorang yang sedang mengalami kekalutan membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekatnya seperti orangtua , keluarga serta sahabat sahabat terdekatnya .

Siksaan
Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah. Sepanjang sejarah, siksaan telah juga digunakan sebagai cara untuk memaksakanpindah agama atau cuci otak politik. 

 Aplikasi dalam tulisan :
Setelah ramai diberitakan, 5 praja Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) yang disebut-sebut matanya disiram cairan pembersih lantai, akhirnya memberikan pernyataannya.
 
Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Jumat (2/5/2014), kelima praja putri bernama Pungki, Tiara, Episcia, Aginta, dan Izza mengaku kejadian tersebut merupakan kecelakaan.
 
Saat itu sedang berlangsung acara penyambutan setelah selesainya kegiatan kampus yang dilakukan di kawasan Gunung Manglayang, Bandung, Jawa Barat.
 
Para senior bermaksud memeriahkan penyambutan dengan saling siram. Namun tidak menyadari adanya cairan pembersih lantai yang ikut tersiram. Akibatnya cairan tersebut mengenai mata hingga kelima praja harus mendapat pengobatan di RS Mata Cicendo.
 
Meski dibantah terjadi kesengajaan, 4 praja wanita yang diduga melakukan penyiraman tetap diberi sanksi berupa skorsing 1 tahun atau tidak naik tingkat dan dikembalikan ke daerah asal masing-masing.
 
Kekerasan oleh para senior terhadap junior di kampus IPDN memang sering terjadi. Sejak kampus IPDN didirikan tahun 1990 lalu, sudah banyak praja yang tewas akibat penganiayaan. Sebut saja Wahyu Hidayat dan Cliff Muntu, praja asal Sulawesi Utara. Kebobrokan di kampus IPDN juga pernah diungkap oleh Inu Kencana, salah seorang dosen di IPDN.

 Sumber : http://news.liputan6.com/read/2044749/mata-5-praja-ipdn-iritasi-akibat-tersiram-cairan-pembersih-lantai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Negara dan Warga Negara

Daftar Isi KATA PENGANTAR ..…………………………………………………………………….i DAFTAR ISI …..……………………………………………………………………………ii BAB I              P ENDAHULUAN …………………………………………………………..1 1.1   Latar Belakang……………………………………………………………1 1.2   Rumusan Masalah………………………………………………………...2 1.3   Maksud dan Tujuan………………………………………………………2 BAB II            ISI .....................................................................................................................3                         2.1 Negara…………………………………………………………………...3                         2.2 Tujuan Negara…………………………………………………………...3        ...

Karnaugh Map

Fadhilah Dwi Harso  5C414931 2IA04 Karnaugh Map adalah suatu teknik penyederhanaan fungsi logika dengan cara pemetaan. K-Map terdiri dari kotak-kotak yang jumlahnya terdiri dari jumlah variabel  dan fungsi logika atau jumlah inputan dari rangkaian logika yang sedang kita hitung. Contoh bentuk K – Map dengan berbagai jumlah inputan :        Penyederhanaan dengan 2 variabel Contoh :   F = AB + A'B + AB'   Penyelesaian :   1. Gambarkan K-Map Model-1 untuk dua variabel   2. Ganti kotak-kotak yang sesuai untuk AB, A'B, dan AB, dengan angka satu (1) dan sisanya dengan angka nol (0)   3. Gabungkan semua angka satu (1) sesederhana mungkin. Untuk mempermudah dapat menggunakan pemetaan K-Map dua variabel. Hasil penyederhanaan dari F = AB + A'B + AB' adalah F = A + B Penyederhanaan dengan 3 variabel Contoh : F = ABC' + AB'C' + AB'C + ABC   Penyelesaian:   ...